Domain Ketakutan Bahasa Halus Masyarakat Iban Sebuyau, Sarawak: Satu Analisis Metafora Konseptual
This paper examines the use of subtle language or euphemisms in the fear domain of the Iban Sebuyau community, Sarawak. The data of this qualitative study was obtained through a field study, involving 10 Iban informants who are permanent residents in the district of Sebuyau, aged between 40-70 year...
Saved in:
| Main Authors: | , , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | en |
| Published: |
UTM
2021
|
| Subjects: | |
| Online Access: | http://ir.unimas.my/id/eprint/35312/4/abstract%201.pdf http://ir.unimas.my/id/eprint/35312/ https://sainshumanika.utm.my/index.php/sainshumanika https://doi.org/10.11113/sh.v13n2.1683 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| Summary: | This paper examines the use of subtle language or euphemisms in the fear domain of the Iban Sebuyau community, Sarawak. The data of this qualitative
study was obtained through a field study, involving 10 Iban informants who are permanent residents in the district of Sebuyau, aged between 40-70 years.
The study informants consisted of five males and five females. Structured interview method was conducted to obtain data from the fear domain, guided by
questions related to the element of fear of a concrete and abstract entity. The five data analyzed in this paper are akar kayu’ (wood root), jelu sungkur
(shovel animal), aki’ (grandfather), utai terebai (flying object), and bisi’ orang (the presence of people). The Conceptual Metaphor approach from the
cognitive semantic framework applied in the data analysis of this study succeeded in unraveling the cognitive relationship based on the knowledge and
experience of the speaker with the lexical euphemisms of Iban Sebuyau. This study provides an important contribution to the vocabulary of knowledge, in
addition to explain the use of euphemisms in this domain as one of the forms of figurative language that is important and significant in the daily
communication of the Iban Sebuyau community.
Keywords - euphemisms; Iban Sebuyau; Conceptual Metaphors; fear domain
Abstrak
Makalah ini mengkaji penggunaan bahasa halus atau eufemisme dalam domain ketakutan masyarakat Iban Sebuyau, Sarawak. Data kajian kualitatif ini
diperoleh menerusi kajian lapangan, melibatkan 10 orang informan yang merupakan penduduk tetap di daerah Sebuyau, berusia antara 40-70 tahun dan
berbangsa Iban. Informan kajian terdiri daripada lima orang lelaki dan lima orang perempuan untuk keseimbangan data dari segi jantina. Kaedah temu bual
berstruktur dijalankan untuk mendapatkan data daripada domain ketakutan, berpandukan soalan-soalan berkaitan unsur ketakutan terhadap sesuatu entiti
konkrit dan abstrak. Lima data yang dianalisis dalam makalah ini ialah akar kayu’ (akar kayu), jelu sungkur (haiwan sungkur), aki’ (datuk), utai terebai
(benda yang terbang), dan bisi’ orang (ada orang). Pendekatan Metafora Konseptual daripada kerangka semantik kognitif yang diaplikasikan dalam analisis
data kajian ini berhasil untuk merungkai perkaitan kognitif berdasarkan pengetahuan dan pengalaman penutur dengan leksikal bahasa halus Iban Sebuyau.
Kajian ini memberi satu sumbangan yang penting kepada kosa ilmu, di samping dapat menjelaskan bahawa penggunaan bahasa halus dalam domain ini
merupakan antara satu bentuk bahasa kiasan yang penting dan signifikan dalam komunikasi harian masyarakat Iban Sebuyau.
Kata kunci - bahasa halus; Iban Sebuyau; Metafora Konseptual; domain ketakutan |
|---|
