Hipoteks tradisional dalam novel-novel Anwar Ridhwan

Sejak awal, Anwar Ridhwan telah memperlihatkan kecenderungan melakukan proses pemindahan dan pengembangan dalam karya-karyanya, seawal novel pertama, Hari-hari Seorang Seniman (1979). Novel ini antara lain memasukkan teks tradisional dan menjadikannya sebagai sebahagian besar unsur yang menggerakkan...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: Mawar, S.
Format: Article
Published: University of Malaya 2005
Subjects:
Online Access:http://eprints.um.edu.my/11209/
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Sejak awal, Anwar Ridhwan telah memperlihatkan kecenderungan melakukan proses pemindahan dan pengembangan dalam karya-karyanya, seawal novel pertama, Hari-hari Seorang Seniman (1979). Novel ini antara lain memasukkan teks tradisional dan menjadikannya sebagai sebahagian besar unsur yang menggerakkan novel. Kecenderungan yang sama dilanjutkan Anwar Ridhwan dalam Arus (1985), Di Negeri Belalang (1989), dan Naratif Ogonshoto (2001).