Ramadhan dan Idul Fitri di Malaysia: Menggiatkan Filantropi, Membangun Altruisme
Dalam tradisi Persyarikatan Muhammadiyah, filantropi sudah ditanamkan sejak awal ketika K.H. Ahmad Dahlan mengajarkan “teologi Al-Ma’un”, yakni kewajiban bagi Muslim untuk melindungi anak yatim dan memberi makan orang miskin (Q.S. Al-Ma’un: 1-3). Semangat ini dilanjutkan oleh Kiyai Sudja’ dengan pen...
Saved in:
| Main Author: | |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | en |
| Published: |
Persyarikatan Muhammadiyah
2021
|
| Subjects: | |
| Online Access: | http://irep.iium.edu.my/89876/1/Menggiatkan%20Filantropi%2C%20Membangun%20Altruisme%20_%20Suara%20Muhammadiyah.pdf http://irep.iium.edu.my/89876/ https://suaramuhammadiyah.id/2021/05/16/ramadhan-dan-idul-fitri-di-malaysia-menggiatkan-filantropi-membangun-altruisme/ |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| Summary: | Dalam tradisi Persyarikatan Muhammadiyah, filantropi sudah ditanamkan sejak awal ketika K.H. Ahmad Dahlan mengajarkan “teologi Al-Ma’un”, yakni kewajiban bagi Muslim untuk melindungi anak yatim dan memberi makan orang miskin (Q.S. Al-Ma’un: 1-3). Semangat ini dilanjutkan oleh Kiyai Sudja’ dengan pendirian Penolong Kesengsaraan Oemoem (PKO) yang menjadi cikal bakal pendirian PKU dan rumah sakit Muhammadiyah. Dalam tulisan singkat ini, penulis mencatat geliat filantropi PCIM Malaysia di bulan Ramadhan 1442 yang terwakili dalam tiga program utama, yakni pembagian makanan takjil dan iftar, penggalangan dan penyebaran zakat fitrah, serta pendampingan WNI rentan peserta program pemulangan PMI tanpa dokumen. |
|---|
